Warga Desa Bumi Wangi Terdampak Banjir Akibat Proyek Irigasi Diduga Dikerjakan Asal-Asalan
kab.bandung.lensaviralNews.com-Ciparay, 24 November 2035 – Warga Desa Bumi Wangi, Kecamatan Ciparay, mengalami banjir berulang setiap turun hujan akibat meluapnya debit air dari saluran irigasi yang baru dibangun. Proyek irigasi tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan dan minim koordinasi sehingga menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat.
Menurut warga, pembangunan saluran irigasi hanya melewati satu kali proses rapat permintaan izin di tingkat desa. Setelah itu, tidak ada lagi komunikasi ataupun penjelasan resmi terkait siapa pelaksana proyek, besaran anggaran, maupun tahapan pengerjaan. Bahkan, papan proyek sebagai bentuk transparansi publik pun tidak pernah dipasang.
Ketua BPD Bumi Wangi, Abdul Rohim, dan Kepala Desa Bumi Wangi, H. Lukmanul Hakim, menegaskan bahwa pihak desa sama sekali tidak mengetahui detail pelaksanaan proyek irigasi tersebut. Keduanya menilai tidak ada koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah desa.
“Yang seharusnya menjadi manfaat bagi warga, malah berubah menjadi bencana. Setiap hujan turun, air dari irigasi meluap dan menyebabkan banjir,” ujar Abdul Rohim.
Hal senada disampaikan Kades H. Lukmanul Hakim. Ia mengaku setiap hujan turun dirinya harus berjaga karena khawatir banjir kembali terjadi dan mengancam keselamatan serta kenyamanan warga. Padahal, wilayah tersebut sebelumnya kondusif dan tidak pernah mengalami banjir selama beberapa tahun terakhir.
Setelah irigasi Cirasea dibangun, kondisi berubah drastis dan banjir terjadi hampir setiap hujan deras melanda.
Warga berharap pemerintah pusat maupun instansi terkait segera turun tangan untuk mengevaluasi proyek tersebut, memperbaiki saluran irigasi, serta melakukan koordinasi dengan pihak desa agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Red

