Peringatan HKN ke-61 di Kota Bandung: Tekad Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

0
IMG-20251124-WA0227
Spread the love
  • Lensaviralnews. Com-Bandung — Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tingkat Kota Bandung digelar khidmat dalam Apel Pagi di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (24/11/2025). Pada upacara tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, membacakan amanat resmi Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang menekankan pentingnya percepatan transformasi kesehatan nasional sebagai pijakan menuju Indonesia Emas 2045.

Apel dihadiri oleh jajaran lengkap pemerintah daerah dan sektor kesehatan, di antaranya Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, staf ahli, para asisten daerah, kepala perangkat daerah, direktur rumah sakit, camat, lurah, kader kesehatan, serta ratusan insan kesehatan dari berbagai instansi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol kuat solidaritas dan komitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Bandung.

Dalam amanat tertulis Menteri Kesehatan dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” disampaikan bahwa Indonesia kini memiliki lebih dari 84 juta anak yang akan menjadi tulang punggung pembangunan nasional pada 2045, tepat saat Indonesia merayakan 100 tahun kemerdekaan. Generasi ini harus dipersiapkan sejak dini agar sehat, produktif, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turut menegaskan pesan tersebut.

> “Kita mungkin tidak lagi menyaksikan matahari hangat pada 17 Agustus 2045. Namun kita berkewajiban memastikan anak-anak Indonesia hari ini memiliki masa depan yang sehat dan produktif,” ucapnya.

 

Amanat Menteri Kesehatan juga menyoroti percepatan transformasi kesehatan melalui enam pilar strategis, yakni:

1. Transformasi layanan primer – memperkuat layanan kesehatan dasar agar lebih mudah diakses, cepat, dan berkualitas.

2. Transformasi layanan rujukan – meningkatkan mutu rumah sakit dan layanan rujukan berbasis kompetensi.

3. Transformasi sistem ketahanan kesehatan – memastikan ketersediaan obat, vaksin, dan alat kesehatan produksi dalam negeri.

4. Transformasi pembiayaan kesehatan – menciptakan sistem pembiayaan yang adil, efisien, dan memperluas cakupan asuransi kesehatan.

5. Transformasi SDM kesehatan – meningkatkan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan secara berkelanjutan.

6. Transformasi teknologi kesehatan – mengoptimalkan teknologi digital dalam berbagai layanan kesehatan.

 

Selain mengubah sistem, amanat Menkes juga menekankan pentingnya perubahan budaya kerja insan kesehatan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pemerintah memberikan apresiasi tinggi kepada tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, serta seluruh kader dan relawan yang telah mendedikasikan diri dalam menjaga kesehatan bangsa.

Salah satu fokus dalam amanat adalah dukungan terhadap Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini menjadi gerakan nasional skrining kesehatan massal, terutama untuk mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC) yang masih menunjukkan angka kasus tinggi, termasuk di Kota Bandung.

Sebagai bentuk komitmen nyata, usai apel, digelar kegiatan screening kesehatan gratis bagi seluruh peserta. Tak hanya itu, momentum HKN juga ditandai peluncuran logo baru Dinas Kesehatan Kota Bandung, yang dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Muhammad Farhan melalui penekanan tombol sirine.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Farhan membacakan penutup amanat Menteri Kesehatan yang menyerukan penguatan komitmen kolektif.

> “Dengan generasi sehat, kita wujudkan masa depan hebat menuju Indonesia Emas 2045.”

 

Peringatan HKN ke-61 tingkat Kota Bandung pun menjadi refleksi dan ajakan bersama: kesehatan adalah fondasi peradaban, dan generasi sehat adalah kunci masa depan Indonesia yang hebat.

Redaksi adi prakoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *