DPD YGANN Jawa Barat Apresiasi Langkah Tegas BNN dan Polri Berantas Narkoba di Kampung Ambon

0
IMG-20251113-WA0051
Spread the love

Lensaviralnews.com– Bandung — Komitmen Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberantas peredaran gelap narkoba kembali dibuktikan pada Kamis (6/11). Setelah sebelumnya menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara, BNN bersama Polri kembali melancarkan operasi gabungan di kawasan padat penduduk Kampung Ambon, Jakarta Barat, yang dikenal sebagai salah satu wilayah rawan transaksi narkotika.

Operasi ini digelar untuk menekan peredaran gelap narkoba yang kerap memanfaatkan permukiman warga sebagai lokasi persembunyian dan transaksi. Sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan untuk menyisir gang-gang sempit serta sejumlah titik yang dicurigai menjadi tempat penyimpanan narkotika.

Dari hasil penggeledahan di lapak pinggir sungai serta tiga area kos-kosan di kawasan tersebut, petugas berhasil mengamankan delapan tersangka berinisial AP, L, D, A, IK, MS, AS, dan RS. Selain itu, turut disita barang bukti berupa 558,05 gram sabu, satu klip ganja siap edar, sejumlah alat hisap sabu (bong), handphone, kartu ATM, dan buku tabungan.

Ancaman Hukuman Berat

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) dan/atau Pasal 111 ayat (1) jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

BNN juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Masyarakat diimbau segera melapor ke aparat penegak hukum bila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitarnya.

Selain itu, bagi para penyalahguna narkoba, BNN mengimbau agar tidak ragu mencari bantuan pemulihan. BNN menyediakan layanan rehabilitasi gratis berstandar nasional yang dapat diakses oleh siapa saja, sebagai bentuk komitmen negara menyelamatkan masyarakat Indonesia dari jerat narkotika.

Apresiasi dari YGANN Jawa Barat

Langkah tegas BNN RI bersama Polri dalam melakukan penggerebekan di dua wilayah rawan narkoba, yakni Kampung Bahari dan Kampung Ambon, mendapat apresiasi dari DPD Yayasan GANN (Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara) Jawa Barat.

Ketua DPD YGANN Jawa Barat, Yanto D. Gunawan, menyebut tindakan BNN dan Polri ini sebagai bentuk nyata “War on Drugs for Humanity” — perang melawan narkoba demi kemanusiaan.

> “Langkah tegas BNN RI bersama Polri menunjukkan komitmen nyata, bukan sekadar seremoni. Publik menilai ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pemberantasan narkoba dan penyelamatan generasi muda dari ancaman barang haram,” ujarnya, Jumat (7/11).

Menurut Yanto, konsistensi adalah kunci. Publik berharap BNN terus menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya. Ia juga menilai keberhasilan operasi tersebut tidak lepas dari penguatan koordinasi kelembagaan, kepemimpinan baru di tubuh BNN, serta sinergi dengan aparat penegak hukum seperti Polri, TNI, Bea Cukai, Kejaksaan, dan elemen masyarakat.

> “Dengan semangat sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba), generasi muda harus tumbuh sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkotika. Semua elemen bangsa perlu bersatu padu,” tegasnya.

DPD YGANN Jawa Barat pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meneladani semangat dan dedikasi Kepala BNN RI beserta jajarannya. Menurut Yanto, hanya melalui kebersamaan, disiplin, dan konsistensi, cita-cita Indonesia Bersinar dapat terwujud.

Redaksi | Lensaviralnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *